Selasa, 26 Oktober 2021

Tugas Latihan Nalar Mata Kuliah Kurikulum dan Pembelajaran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Nama                 : Andi Nurul Aini

NPM                  : 2002109046

Kelas                  : 3A Pagi /PMM Luring UMSU

Mahasiswa         : Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Madiun

Mata Kuliah       : Kurikulum dan Pembelajaran

Dosen                 : Muhammad Arifin, M.Pd.


Tugas (Latihan 4 Buku Modul Kurikulum dan Pembelajaran Hal.17)

1. Coba bandingkan pendapat Hilda Taba dengan S. Nasution.

Jawaban: 

Menurut Hilda Taba, curriculum is a plan for learning, therefore, what is known about the learning process and the development of the individual has beaten on the shaping of a curriculum. Atau Kurikulum dianggap sebagai rencana pembelajaran yang artinya kurikulum adalah sesuatu yang direncanakan untuk dipelajari oleh siswa. Adapun menurut S. Nasution, Kurikulum adalah sebagai suatu rencana yang disusun untuk memperlancar proses kegiatan belajar mengajar di bawah naungan, binaan & tanggung jawab sekolah/lembaga pendidikan. 

Sehingga yang dapat saya simpulkan adalah keduanya memili tujuan sama untuk menyusun suatu rencana pembelajaran, namun kedua pengertian tampak berbeda ada bandingannya dilihat dari banyaknya tujuan kurikulum dari masing-masing pendapat ahli. Dari Hilda Taba, ia mengemukakan tujuan kurikulum untuk perencanaan pembelajaran dan untuk dipelajari siswa. Sedangkan, menurut S. Nasution hana terdapat satu tujuan yaitu untuk memperlancar proses kegiatan belajar mengajar di bawah naungan, binaan & tanggung jawab sekolah/lembaga pendidikan.


2. Buatlah contoh kurikulum ideal, actual, dan tersembunyi.

Jawaban: 

1. Kurikulum Ideal: Baru-baru ini pemerintah/ Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mencanangkan program pendidikan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) 2021. Program ini menjadikan kesempatan instansi penyelenggara pendidikan seperti Perguruan Tinggi ikut andil dalam program tersebut terlaksana. Dan diharapkan guru/dosen mampu melaksanakan program MBKM dengan lancar dan terencana kepada para peserta didik.

2. Kurikulum Actual: Salah satu program MBKM 2021 yang baru dimunculkan adalah Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) oleh seluruh Perguruan Tinggi negeri/swasta di wilayah Indonesia. Dalam pelaksanaanya tahun ini kondisi terhalang dengan adanya Pandemi Covid-19. Sehingga program PMM tersebut masi dapat terlaksana oleh para Dosen dan mahasiswa melalui perkuliahan secara daring/online.

3. Kurikulum Tersembunyi: Pemerintah Kemendikbud dibantu oleh tenaga pengajar menyusun/merumuskan (curriculum document) yang merencanakan pelksanaan event perlombaan akademik OSN tingkat Provinsi. Tanpa disadari banyak peserta didik dari instansi pendidikan didaerah pedalaman mengikuti dan juga ada yang dapat meraih Juara dalam salah satu bidang OSN yang dilaksanakan.


3. Carilah contoh-contoh fungsi kurikulum bagi siswa.

Jawaban: 

a. Fungsi Penyesuaian: seorang peserta didik diajarkan proses pembelajaran dengan melalui kurikulum (K-13), dengan seorang tenaga pendidik/guru mampu mengantarkan mahasiswa untuk menemukan dirinya dengan lingkungan dimana dengan kurikulum K-13 ini peserta didik memang diharuskan memiliki kemampuan untuk menguasai materi pembelajaran secara independent ada maupun tidak ada guru ketika dikels mengajar.

b. Fungsi Integrasi: Salah satu contoh kurikulum di Indonesia yang bisa diterapkan dalam fungsi integrasi ini adalah Kurikulum 1947 yang mana Fokus Rencana Pembelajaran Kurikulum 1947 tidak menekankan pendidikan pikiran, melainkan pada pendidikan watak atau kepribadian yang utuh, kesadaran berintegrasi pada negara dan masyarakat.

c. Fungsi Diferensial: Dalam kegiatan belajar mengajar dikelas, seorang peserta didik diberikan kewenangan dilayani/diberikan pelayanan bimbingan fisik maupun psikis yang setiap peserta didik pasti berbeda, misalnya dalam mata pelajaran disekolah terdapat guru yang mengajar mata pelajaran Bimbingan Konseling untuk melayani peserta didik tersebut.

d. Fungsi Persiapan: Pada kurikulum K-13, Pemerintah Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan Program Double Track (Keterampilan/Bimbingan Lapangan Pekerjaan) yang awal pelaksanaan di lakukan di jenjang Sekolah SMA, yang mana masuk dalam salah satu perumusan baru pada kurikulum yang membantu sekolah untuk mempersiapkan peserta didik untuk mahir dibidang keterampilan yyang diasah untuk membantu peserta didik menemukan lapangan pekerjaan setelah tidak melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi.

e. Fungsi Pemilihan: Dalam kegiatan belajar mengajar dikelas guru telah menyusun rancangan program bakat minat yang harus disetujui pihak sekolah penyelenggaara dan fleksibel dalam pelaksanaan program tersebut. Misalnya, peserta didik berhak mengikuti program tambahan belajar/sering disebut ekstrakurikuler sesuai dengan kemampuan bakat minat masing-masing peserta didik.

f. Fungsi Diagnotik: Dalam kegiatan belajar mengajar disekolah, guru pasti memahami kelemahan dan kekuatan potensi dalam diri masing-nmasing peserta didik. Disinilah peran guru dalam menyusun kurikulum harus membantu merancang hal baru untuk mengatasi problem tersebut. Misalnya, memberikan motivasi dan memberikan tambahan nilai dalam mengikuti organisasi sebagai wadah aspirasi menampung mengembangkan potensi dan memperbaiki kelemahan/ketidakmampuan, sehingga guru bisa mendiagnosis dan mengetahui peserta didik mampu/tidaknya mengatasi permasalahan tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Critical Book Review Tugas Individu Mata Kuliah Kurikulum & Pembelajaran

Nama               : Andi Nurul Aini NPM                : 2002109046 Kelas                : 3A Pagi /PMM Luring UMSU Mahasiswa       : Pendi...